PEMANFAATAN TANAMAN OBAT UNTUK MENGATASI DIABETES MELITUS TIPE 2: LITERATUR REVIEW ARTIKEL
DOI:
https://doi.org/10.35721/jakiyah.v11iss1pp%25pKeywords:
Diabetes mellitus, Medical Plants, Blood Glucose, Herbal TherapyAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara
global dan nasional serta berisiko menimbulkan berbagai komplikasi. Penggunaan obat antidiabetes sintetik dalam
jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman.
Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman obat yang berpotensi dimanfaatkan sebagai terapi komplementer
dalam pengelolaan diabetes melitus.
Tujuan: Artikel literature review ini bertujuan untuk untuk mengkaji jenis-jenis tanaman obat yang memiliki efek
dalam menurunkan kadar glukosa darah serta potensinya dalam pengelolaan diabetes melitus dan komplikasinya.
Metode: Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap 10 artikel quasi-eksperimental. Artikel yang
digunakan berasal dari database Google Scholar yang diterbitkan antara tahun 2020-2025.
Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa rebusan daun kelor, teh daun sirsak, seduhan rebusan daun mahkota dewa,
rebusan daun pandan wangi, teh daun belimbing wuluh, seduhan kayu manis, konsumsi ubi jalar ungu rebus,
pemberian bawang merah, kulit manggis, rebusan daun salam, dan jus pare dapat menurunkan kadar glukosa darah.
Simpulan: Berbagai tanaman obat berpotensi menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus
melalui kandungan senyawa bioaktif yang meningkatkan kerja insulin, menghambat metabolisme glukosa, dan
melindungi dari stres oksidatif.
References
World Health Organization (WHO). 2024. Diabetes. (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes, accessed 23 Desember 2025).
International Diabetes Federation (IDF). 2023. IDF Diabetes Atlas, 11th Edition. (https://www.diabetesatlas.org, accessed 23 December 2025).
International Diabetes Federation. 2025. IDF Diabetes Atlas (11th ed.). Brussels, Belgium: International Diabetes Federation. (https://diabetesatlas.org/, accessed 23 December 2025)
Kementerian Kesehatan RI. 2019. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Wahyudi, W. 2022. Literature Study: Efficacious Indonesian Herbs for Lowering Cholesterol Levels. JOPS (Journal Of Pharmacy and Science), 5(2), 36-45.
Monika, E. E., Triyandi, R., Afriyani, Rahayu, I. D., Iqbal, M. 2024. Potensi Tanaman Obat pada Penyakit Diabetes Melitus Dan Komplikasinya: Artikel Review. Medula, 14(4), 752-757.
Herman H., Murniati M., Syaffitri S. NA. 2019. Inventarisasi Tanaman Obat Tradisional untuk Penderita Diabetes Melitus dan Hipertensi di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa. J Farm Sandi Karsa, 5(1), 26-32.
Pertiwi, P. L. A., Suariyani, N. L. P. 2020. Kandungan Bahan Kimia Obat Pada Obat Tradisional Yang Beredar Di Pasaran. Arch Community Heal, 7(2), 95-106.
Astuti, Y., Safari, U., Sani, D. N., & Anjani, D. 2024. Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kelor Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Kelurahan Pondok Ranggon. Jurnal Medika Hutama, 5(3), 3951-3961. https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/705
Rahmayanti, U, R., Danuyanti, G. A. N. & Zaetun, S. 2022. Pemanfaatan Teh Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Kadar Kolesterol Total, Trigliserida Dan Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Hipertensi. Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 8(2), 119-133. DOI: https://doi.org/10.37012/anakes.v8i2.535
Sakina, N. E. J., Hasneli, Y., & Rizka Y. 2022. Pengaruh Pemberian Seduhan Rebusan Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) dan Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius roxb) terhadap Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus (DM). Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 7(1), 256–265. https://doi.org/10.51933/health.v7i1.803
Lestari, A. W., Basri, B., & Makiyah, A. 2024. Pengaruh Teh DBW (Daun Belimbing Wuluh) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kadudampit. Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan, 2(1), 272-285. DOI: https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i1.1002
Hayani, N., B, Suryati., Zulkarnaini, Azwarni, Ramadhani, Ramadhani, Y. 2025. Efektivitas seduhan kayu manis terhadap kadar gula darah pada diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Langsa Barat. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 6(1), 10-18. http://dx.doi.org/10.30867/gikes.v6i1.2109
Sutrisno, Amirudin, I., Sugiyanto, Pratiwi, A. R. 2022. Pengaruh Pemberian Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas Poiret) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Penianganlampung Timur. Jurnal Gizi Aisyah, 5(1), 35-44. https://doi.org/10.30604/jnf.v5i1.553
Elvira, M., & Nathalia, V. 2020. Bawang Merah Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal), 7(2), 21-27. DOI: https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.475
Enikmawati, A., Sholihah, A. M., & Sarifah, S. 2022. Pengaruh Kulit Manggis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(2), 90- 94. DOI : 10.55606/jrik.v2i2.738
Irmawati, N. E., Indarti, D., Komsiyah, & Marahayu, M. 2022. Pengaruh Penerapan Rebusan Daun Salam terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Desa Kopek Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 5(6), 1945-1955. https://doi.org/10.54371/JIIP.V5I6.657
Dewi, R. W., Sukesih, Jauhar, M., Eswanti, N., Rohmaniah, F. A. 2024. Terapi Komplementer Jus Pare Menurunkan Kadar Gula Darah pada Diabetesi. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 15(2), 286-297. DOI : https://doi.org/10.26751/jikk.v 15i2.2520
Kusuma, I. Y., Pujiarti, Y., & Samodra, G. 2020. Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Agen Anti-Hiperglikemia: Studi Literatur. Jurnal Farmasi Indonesia, 12(1), 94-99. DOI: https://doi.org/10.35617/jfionline.v12i1.21
Dewi, N. L. K. A. A., Prameswari, P. N. D., Cahyaningsih, E., Megawati, F., Agustini, N. P. D., & Juliadi, D. 2022. Review: Pemanfaatan Tanaman Sebagai Fitoterapi pada Diabetes Mellitus. USADHA: Jurnal Integrasi Obat Tradisional, 2(1), 31-42. DOI: https://doi.org/10.36733/usadha.v1i3.5562
Kaban, N. B., & Putri, P. S. 2020. Pemberian Air Daun Pandan Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes. Jurnal Kebidanan, 6(4), 493-496. DOI : 10.33024/jkm.v6i4.3024
Ashari, A. B., & Wijayanti, A. N. 2023. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan Metode Perkolasi Sebagai Antihiperglikemia pada Mencit (Mus musculus). An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 1(2), 97-107. DOI: https://doi.org/10.59841/an-najat.v1i2.34
Puspitasari, V., & Choerunisa, N. 2021. Kajian Sistematik : Efek Anti Diabetes Buah Pare (Momordica charantia Linn.) Terhadap Kadar Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan. Generics J Res Pharm, 1(2):18–27. DOI: https://doi.org/10.14710/genres.v1i2.11052
Landani, A., & Kurniawaty, E. 2018. Pengaruh Pemberian Kayu Manis (Cinnamomum cassia) Terhadap Penurunan Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. J Agromedicine Unila, 5(1), 546-550.
Amin, S., & Cahya, R. P. 2025. Literature Review: Mekanisme Farmakologis Tanaman Obat yang Berpotensi Sebagai Agen Antidiabetes. Journal of Public Health Science (JoPHS), 2(1), 89-96. DOI: https://doi.org/10.70248/jophs.v2i1.2169
Wibowo, M. R., Rudiyanto, W., Yunianto, A. E., Soleha, T. U. 2024. Krisis Hiperglikemik: Diabetic Ketoacidosis (DKA) dan Hyperglycemic Hyperosmolar State (HHS). Medula, 14(10), 2032-2036.




